Refleksi Ramadhan Tahun 2025
Di penghujung Ramadhan ini puncak penantian dan harapan telah terjawab. Aku yang tak pernah membayangkan akan nikmatnya bulan Ramadhan, kini menjadi rindu dan sedih melepasnya pergi. Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh kemuliaan. Sebagai orang tua, semua tantangan dalam mendidik buah hati menjadi motivasi bagi diriku untuk mendidik sepenuh cinta demi mendekatkan mereka pada Rabbul Izzati.
Awalnya, saat menapaki Ramadhan cukup sulit, tapi dengan berbekal keyakinan dan komitmen, akhirnya upaya yang dilakukan olehku, sebagai seorang ibu mulai membuahkan hasil. Harapanku ke depan agar buah hatiku mendapatkan kesan yang mendalam di bulan Ramadhan dan rindu akan suasana ibadah di bulan suci bersama keluarganya.
Ibu adalah contoh teladan juga ayah. Orang tua wajib mendidik putra-putrinya dalam melaksanakan ibadah yaumiyah di bulan suci dengan sepenuh hati tanpa terbebani dan belajar disiplin, ikhlas serta tawakal. Tiada yang mustahil asalkan kita yakin. Meskipun, banyak waktu yang dikorbankan dan yang penting tidak ada kata menyerah.
Berikan anak-anak reward dan hargai setiap amal yang mereka lakukan. Maka, diawali dengan komitmen melaksanakan tanggung jawab, mereka berpacu dengan waktu dan belajar ikhlas untuk mengamalkan niat yang sudah dirancang dalam beribadah pada Allah. Bukan hanya puasa, tapi juga shalat lima waktu, sholat tarawih, sholat berjamaah, tilawah, sedekah, berbagi takjil, infak, zakat, ifthor dan membantu orang tuanya.
Anak-anak diajarkan untuk tetap konsisten menuntut ilmu, meskipun sedang berpuasa dan pastinya mereka juga belajar arti sabar dan tawakal. Anak yang mendapatkan teladan dari orang tuanya. Maka, kita sebagai orang tua harus senantiasa membimbing dengan penuh kesabaran sehingga anak akan merasakan kehangatan anggota keluarga. Itu artinya, bukti bahwa anak mendapatkan tangka cinta yang porsinya sesuai dengan kebutuhan dari kedua orang tuanya.
Semoga kita bisa menjadikan bulan Ramadhan sebagai hikmah dan pelajaran tanpa menggurui bagi anak-anak kita di rumah karena sejatinya bulan Ramadhan adalah bulan peningkatan amal kebaikan agar kita berlomba-lomba meraih pahala Illahi. Wallahualam bissawab.
Komentar
Posting Komentar