Perjuangan Hidup Anak Down Syndrom

Setiap hari Marwa bercengkrama seorang diri tanpa teman, dia kesepian. Dibalik senyumnya, dia menyimpan getir luka. Marwa, seorang anak penderita down sindrom berusia 14 tahun yang malang. Dia menggaruk tubuhnya karena merasa gatal. Entah karena masalah alergi atau hormon, dia menikmati derita itu tanpa diobati. Orang tuanya tidak mampu membiayai untuk pengobatan ke rumah sakit, apalagi untuk berkonsultasi ke psikolog. Marwa tumbuh menjadi gadis yang istimewa. Dia tak mampu berbicara, hanya bisa berteriak dan menjerit. Ya, semua orang menatapnya iba karena marwa juga tidak bisa normal, seperti anak-anak lain pada umumnya. Dia hanya diam membisu, tetapi dari sudut matanya, seakan-akan dia ingin bercerita. Aku mengenal Marwa dari sang kakak yang dahulu pernah menjadi siswaku. Setiap kali bertemu dengan Marwa hatiku terenyuh. Bagaimana tidak? Kondisi Marwa cukup memprihatinkan. Dia sering menggigit jari dan mengeluarkan air liur. Bahkan, dia juga jarang tidur karena selalu beg...