Menggapai Secercah Asa


Setiap orang pasti punya impian tentang masa depan begitu pula diriku. Meski dalam kondisi fisik yang lemah karena nyeri di kepala, aku tetap memaksakan diri untuk bangun. Semua itu karena sebuah mimpi. Tidak ada alasan bagiku untuk bermalas-malasan. Mimpiku masih panjang, selagi nyawa masih dikandung badan, aku kan terus berjuang untuk meraihnya tidak peduli rintangan yang menghalangi.

Aku bermimpi ingin menjadi seorang penulis. Bukan hanya penulis indie, tetapi juga mayor. Bukan hanya penulis website, tetapi juga penulis yang bisa menginspirasi orang lain. Bukan hanya menjadi penulis biasa, tetapi penulis yang mampu menuliskan kebaikan dan memberi kebermanfaatan bagi sesama. Mungkin aku pernah gagal menjadi penulis platform, gagal menjadi penulis mayor dan gagal menjadi penulis media massa, tetapi aku tidak peduli dengan kegagalan. Aku bersyukur masih bisa berkontribusi untuk kebaikan.  

Aku menulis tentang banyak hal. Dengan tulisan itu, aku bisa bernapas. Aku suka menulis hal-hal yang relate dengan kehidupan khususnya wanita. Menulis bagiku adalah terapi healing. Dalam buku berjudul: “Self Healing Ala Muslimah Anti Galau” ada keterkaitan antara menulis dan penyembuhan batin.

Orang yang menulis berarti sedang mentransfer ilmu. Jika yang dituliskan adalah energi, semangat dan rasa optimis. Tentu akan berdampak positif bagi pembaca, begitu pun sebaliknya. Dari untaian kata demi kata yang tertuang dalam goresan pena, ada buah pikir seseorang yang menjadikan tulisannya bermakna bukan sekadar tulisan biasa. Tulisan yang punya nilai-nilai kebaikan. 


Mimpiku yang belum terwujud adalah ingin menemukan keberadaan ibu dan menunaikan ibadah umrah. Aku ingin mendoakan ibu. Selain itu, aku juga bermimpi ingin punya pekerjaan part time sebagai blogger. Semoga mimpiku terwujud amiin. Kalau mimpi kalian apa?

Komentar

  1. Peluk dari jauh kak, insyaallah disempatkan ketemu Ibu ya, dan bisa berangkat umrah. Aamiin

    BalasHapus
  2. semoga bisa bertemu lagi dengan ibu nya ya ka,,

    BalasHapus
  3. semoga terwujud ya kak cita-citanya. semoga disegerakan.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Harian Mereguk Ilmu

Perasaan Terbuang, Si Anak Broken Home

Intisari Ilmu, Workshop Guru Menulis “Bukan Hanya Sekadar Tulisan Biasa”