Lima Hal yang Membuatku Bahagia


Pertama berolahraga setiap hari dan melakukan relaksasi ringan sambil stretching. Manfaatnya dapat mengurangi ketegangan otot sehingga bisa rileks. Aktivitas selama seharian pasti melelahkan, kegiatan latihan ringan sangat cocok untukku yang sering merasa pegal-pegal di bagian punggung. Hal ini juga bisa memberikan kebiasaan positif bagi tubuh agar tidak mudah lelah dan tentu membuatku semakin sehat karena dapat memberikan sensasi berbeda, ketika jenuh atau dilanda stres.

Menurut informasi dari beberapa sumber, olahraga dapat bermanfaat bagi tubuh karena mengeluarkan hormon endorphin, memperbaiki suasana hati melalui rasa pencapaian, dan memperbaiki kualitas tidur. Sehingga terjadi keseimbangan antara pikiran dan tubuh. Selain itu, bisa mencegah depresi, lho.

Kedua, bersilaturahmi dan bertemu dengan orang-orang yang kusayangi. Selama satu bulan dua kali, aku bisa bertemu putri sulungku yang menuntut ilmu di Pesantren. Biasanya kami menghabiskan waktu bersama seperti ngemil bareng, curhat, dan shopping. Rasanya bahagia jika bisa bertemu dengan orang yang kita rindukan karena kita bisa recharge semangat agar dan juga menjalani hari-hari dengan optimis.

Ketiga, sholat Qiyamulail waktu yang paling khusyu untuk berdoa. Biasanya aku merasa lega setelahnya dan langsung menulis. Jadwal menulisku lebih nyaman di pagi buta, sebelum duo krucilku bangun tidur karena tidak terganggu apapun dan bebas menuangkan ide ke dalam goresan pena.

Keempat, Makan bersama keluarga dan merayakan keberhasilan atau hari lahir anggota keluarga inti kami. Momen ini jarang dilakukan, tetapi membuat hati merindukannya karena termasuk momen langka. Salah satu contohnya saat buka puasa bersama di luar. Biasanya kami memilih menu kesukaan dan mensyukuri rejeki yang diberikan Allah Swt. Setiap bulan Ramadhan kami paling merindukan momen buka puasa bersama anggota keluarga.

Kelima, bila mendapatkan honor tiap awal bulan. Biasanya honor guru dibayarkan tidak tentu, kadang tengah bulan, bahkan pernah juga akhir bulan. Jadi, momen dapat gaji ini patut disyukuri karena bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan bayar hutang. Kalau keuangan lancar biasanya hati pun tenang dan bisa mengatur keuangan sesuai kebutuhan.

Kurasa itu saja, tetapi hal lain yang belum aku tuliskan yaitu saat aku mendapatkan reward atau penghargaan sebagai penulis terbaik. Aku bahagia bila pencapaianku telah berhasil memenuhi target. Terakhir, biasanya aku memberikan reward untuk diriku sendiri untuk me time dan istirahat setelah melewati suatu target yang berhasil kutaklukkan. Kalau kamu? Boleh jawab di kolom komentar, ya.

Komentar

  1. Meski gaji nggak tentu, tetep semangat ngajar kak🥰

    BalasHapus
  2. Me time emang jd reward terbaik ya kak.

    BalasHapus
  3. Aduuh siapa sih yg ga bahagia dpt honor ya, auto senyumin orang-orang sepasar aku tuh hihi

    BalasHapus
  4. Betul harus semangat terima kasih sudah mampir ya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Harian Mereguk Ilmu

Perasaan Terbuang, Si Anak Broken Home

Intisari Ilmu, Workshop Guru Menulis “Bukan Hanya Sekadar Tulisan Biasa”