Derita Si Kuli Pendidikan Topeng kepalsuan memainkan drama



Topeng kepalsuan memainkan drama

Berteriak mencari kambing hitam

Menutupi bangkainya sendiri 


Tapi bangkai suatu saat terbongkar

Tuhan maha mendengar

Tak ada yang bisa lari

Apalagi menjauh


Kami Si Kuli, takkan berhenti bersuara

Biar keringat mengucur deras tetapi terus diperas

Perut keroncongan meminta belas kasihan


Tinta telah kering

Kertas menyanyikan air mata

Beginilah nasib kuli pendidikan

Cahayanya redup seperti lilin yang temaram


Pasrah menerima segala titah

Nurani terpenjara oleh kepalsuan

Tak ada mata yang berani

Runtuhkan tirani


Tak ada yang teriak keadilan

Di tengah mengepulnya asap kebohongan

Jangan berkedok jadi pahlawan 

Tak perlu basa-basi


Janji hanya tinggal mimpi

Entah kapan senyum akan kembali

Air mata menyapa 

Dunia tak lagi berwarna

Beban yang dipikul, cukup sampai di sini


Bumi Allah 12 Januari 2024

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Harian Mereguk Ilmu

Perasaan Terbuang, Si Anak Broken Home

Intisari Ilmu, Workshop Guru Menulis “Bukan Hanya Sekadar Tulisan Biasa”