Waspadalah Fenomena Modus Give Away!

 



Sahabatku, dewasa ini berbagai macam modus sering terjadi di mana-mana. Begitu banyak orang-orang yang tergiur dengan tawaran orang lain karena dijanjikan hasil keuntungan yang berlipat-lipat, padahal nyatanya hanya berupa kebohongan belaka. Kesulitan ekonomi salah satu penyebab banyak modus terjadi terutama di dunia maya. 

Kita memang harus berpikir dengan logika bila dihadapkan pada bujukan orang-orang yang bertujuan buruk, hanya sekadar untuk mencari keuntungan semata dan sayangnya kadang hal itu dilakukan oleh teman sendiri, keluarga, pihak luar yang tidak bertanggung jawab dan sebagainya. 

Kadang kita tidak boleh terlalu polos, sehingga mudah dimanfaatkan orang lain. Hati-hati bila Anda diminta untuk mengeluarkan uang dengan jumlah besar atau kecil dan Anda harus waspada karena kejahatan yang berkedok giveaway mengatasnamakan artis dan sebagainya sedang marak terjadi.

Banyak orang yang memanfaatkan moment ini untuk memeras orang lain sehingga dengan mudah mendapatkan keuntungan. Ketahuilah bahwa semua itu tidak berkah dan orang tersebut pasti akan mendapatkan karma atas perbuatannya sendiri karena dalam Islam jika kita memakan harta orang lain sama saja berbuat zalim dan perbuatan itu dimurkai Allah Swt. 

Dalam Al-Qu’an surat Annisa ayat 29 Allah Swt berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu."

Ayat tersebut menegaskan bahwa setiap hal yang dikonsumsi seorang muslim harus berasal dari rezeki yang halal. Bisa dari bekerja atau berdagang. Sementara jika cara mendapatkannya tidak halal (dengan merampas hak orang lain), maka hal tersebut dilarang keras secara syariat.

Sahabat, setiap perbuatan sekecil apapun akan dihisab oleh Allah Swt. Jadi, penipuan apapun bentuknya yang merugikan orang lain itu tidak dibenarkan dalam Islam. Selain itu, kita juga harus menjaga pergaulan yang baik karena ternyata ada juga penipuan yang berkedok orang suci. 

Biasanya mencuci otak orang lain supaya percaya, ikut dan terpengaruh karena begitu banyak golongan dan perbedaan di dalam sudut pandang agama dan pergaulan yang luas ini. Dalam hal ini banyak terjadi kasus hipnotis, baik secara offline maupun online. Sehingga kita harus waspada agar tidak mudah dimanfaatkan orang lain dan dicurangi. Semoga Allah menjaga kita semua dari kejahatan manusia di bumi ini, amin.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Harian Mereguk Ilmu

Perasaan Terbuang, Si Anak Broken Home

Intisari Ilmu, Workshop Guru Menulis “Bukan Hanya Sekadar Tulisan Biasa”