Tips Belajar Nulis Puisi Untuk Lomba



Sahabat belum lama postinganku tentang puisi kemanusiaan untuk palestina telah tayang. Sekarang saatnya aku berbagi tips untuk kamu yang ingin jago dalam menulis puisi. Yuk, simak tips di bawah ini:

1. Tentukan ide sebelum menulis. Kamu harus peka dalam mengolah ide yang ada di pikiranmu dan mengubah ide ke dalam bait bait puisi. Setiap kali ide itu datang cobalah langsung menuliskannya. Bisa di buku, kertas atau ponsel. Setelah ada waktu, kamu catat menjadi outline. Biasakan hal ini setiap hari. Butuh proses dan waktu sampai akhirnya kamu terbiasa, tapi aku yakin kita pasti bisa mempraktikannya.

2. Berlatih menulis setiap hari tanpa bolong dan ikuti kelas menulis puisi. Kuasai materi tentang puisi dan mulailah praktik menulis. Biasa dengan memposting setiap hari puisi yang kamu buat di medsos, kamu akan terbiasa menulis. Tulis puisi dengan jenis puisi yang kamu sukai misalnya puisi laris atau imagis serta naratif. 

Jenis puisi yang kamu pilih harus unik dan jarang dipilih orang. Kamu juga bisa mengkolaborasikan semua pancaindra menjadi bait-bait ata yang penuh makna. Pastinya puisi yang dibuat harus original, jangan menyadur dari sumber manapun.

3. Saat menulis puisi, tulislah dahulu dari awal hingga akhir ide yang sudah ada dalam pikiranmu, jangan berhenti sampai kamu selesai menuliskan semuanya. Setelah itu, pikirkan mana bait yang harus menggunakan gaya bahasa atau majas dan mana yang menggunakan kata konkret.

 Ingatlah bahwa penting bagi kita memperhatikan unsur fisik dan batin dalam menulis puisi. Struktur batin terdiri dari: tema, nada, rasa atau perasaan (feel), dan amanat. Sedangkan struktur fisik adalah sebuah unsur yang membangun puisi yang memiliki sifat fisik atau terlihat pada bentuk susunan kata-katanya. Struktur fisik terdiri dari kata kongkret, diksi, imaji, majas, rima dan tipografi. Kamu bisa membaca postingan lengkap tentang puisi di https://mahyrasenja.blogspot.com/2023/10/tips-mudah-menulis-puisi.html

4. Teknik menulis puisi perlu mengandalkan rasa dan imaji. Maka, deskripsikan imajinasi dalam pikiranmu sesuai dengan indra penglihatan pendengaran dan perasaan karena itulah kunci eksplorasi dalam menulis puisi. Eksplorasi yaitu mengaktifkan panca indra dan melibatkan imajinasi agar lebih hidup. Dengan begitu kita dapat mengembangkan puisi dengan cara yang unik.

5. Sebelum mempublikasikan puisi yang sudah selesai ditulis, hendaknya lakukan editing terlebih dahulu dan perhatikan kerapihan tulisan sesuai format baku jika kamu diminta untuk mengikuti lomba cipta puisi. Dalam membuat judul, sebaiknya tidak terlalu panjang. Cukup dua sampai tiga kata saja.

6. Jika kamu ingin rima penuh untuk memperindah bait pada setiap larik puisi, usahakan harus koheren antar bait dan nyambung. Jangan sampai maknanya berbeda dan tidak sesuai tema.

7. Penulis harus pandai menyampaikan pesan berupa nilai positif dalam puisi yang ditulisnya dan agar tidak disalahtafsirkan oleh pembaca, tapi hendaknya tidak memaksakan diri menggunakan diksi yang tidak dipahami.

Itulah tips dari saya selamat berkarya dan semoga tulisan ini bermanfaat. Amiin

Komentar

  1. Wah keren tulisannya kak, lumayan bisa jadi bahan ajar buat aku pribadi. Dari dulu pengen banget bisa nulis puisi tapi yah emang nggak jago, hehehhe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Harian Mereguk Ilmu

Perasaan Terbuang, Si Anak Broken Home

Intisari Ilmu, Workshop Guru Menulis “Bukan Hanya Sekadar Tulisan Biasa”