Aksi Kemanusiaan untuk Kebebasan Palestina



Hari ini angin segar menyapa jantung ibu kota. Masyarakat berduyun-duyun datang melakukan aksi untuk menyuarakan hati nuraninya membela Palestina. Aksi yang dilakukan oleh ratusan ribu orang yang menyatakan kaum muslimin ini adalah bentuk persatuan nyata mendukung kebebasan bagi Palestina.

Aksi ini telah berhasil mencuri perhatian banyak kalangan masyarakat dunia. Sebuah dukungan yang akan menjadi sejarah bagi rakyat Palestina bahwa Indonesia sebagai bangsa yang mayoritas muslim ikut mendukung kemerdekaan untuk saudaranya di tanah suci para nabi.

Serangan yang dilancarkan oleh Israel akhir-akhir ini memang sungguh biadab. Sekitar 10.000 lebih bangsa Palestina menjadi korban perang. Israel sungguh kejam, tanpa rasa kemanusiaan merusak fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit dan masjid serta gereja.

Artinya kini tidak ada lagi anak-anak palestina yang sekolah, tidak ada lagi tempat berobat dan hampir sedikit yang bisa selamat dari perang karena rumah sakit telah rata dengan tanah dan ada pula rumah sakit yang kesulitan mendapatkan alat medis serta obat-obatan karena Israel menutup akses masuknya bantuan dari luar negeri dan melakukan penyerangan sehingga banyak bantuan yang tidak sampai di kota Gaza.

Israel bukan hanya mengebom semua masjid, tapi juga gereja. Semua ini adalah tindakan yang melanggar HAM, bahkan hampir setiap lima menit anak-anak serta kaum ibu dan wanita terbunuh.

Israel menyerang tanpa pandang bulu, tapi mengapa korban yang lebih banyak dihabisi adalah kaum perempuan dan anak-anak? Hal inilah yang membuat banyak negara melakukan aksi unjuk rasa untuk meminta hak kemerdekaan bagi rakyat Palestina.

Aksi yang dilaksanakan di Monas telah menjadi sejarah bagi bangsa Indonesia bahwa kita tidak bisa berdiam diri, menyaksikan ketidakadilan dan pelanggaran HAM terbesar di dunia. Israel telah menyalahi aturan hukum yang berlaku, seharusnya PBB bertindak tegas dalam hal ini dan segera mengambil langkah agar tidak ada lagi korban berjatuhan.

Israel jelas-jelas tidak punya hati nurani. Kini hanya untaian doa, donasi dan semua bentuk bantuan baik moril maupun materil harus diupayakan oleh semua negeri yang pro terhadap Palestina. Jangan biarkan saudara kita di Palestina dihabisi sampai tidak tersisa. Sebab, mereka juga punya hak untuk hidup dan kita adalah bangsa yang harus selalu membantu dan membela saudara kita di Palestina. Mari semangat berbuat yang terbaik untuk saudara kita, Allahu akbar!

 

 

 

 

 

 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Harian Mereguk Ilmu

Perasaan Terbuang, Si Anak Broken Home

Intisari Ilmu, Workshop Guru Menulis “Bukan Hanya Sekadar Tulisan Biasa”