Dilema Instruktur Muslimah
"Bergerak menjaga kesehatan adalah bagian dari ikhtiar merawat anugerah raga. Namun, ketika garis antara tuntutan profesional dan norma spiritual bersinggungan, seorang pendidik dituntut untuk berjalan di atas kompas nilai yang lurus." Bagi seorang ustazah sekaligus pengajar tahsin, melakukan gerakan senam yang dinamis—atau yang sering diistilahkan dengan "jingkrak-jingkrak"—adalah hal yang tabu untuk dilakukan, apalagi jika dilakukan dalam sesi latihan bersama antara laki-laki dan perempuan. Namun, dalam pelaksanaan olahraga tersebut, terdapat adab dan aturan syariat yang harus dijaga, yakni posisi barisan di mana laki-laki berada di depan, sedangkan perempuan berada di belakang. Hal ini tentu memiliki tujuan mulia: diharapkan kaum laki-laki tetap menjadi pemimpin dan penglihatannya tidak terfokus pada perempuan. Namun, untuk lebih meminimalisir hal-hal yang kurang berkenan, sebaiknya kostum yang digunakan oleh instruktur perempuan benar-benar memenuhi standar sy...